Profil Bank Gen Ikan Indonesia

Latar Belakang

Bank Gen Ikan Indonesia (BGII) atau Indonesian Fish Gene Bank (IFGB) merupakan prakarsa dalam rangka mengkoordinasikan dan mengintegrasikan pengelolaan sumber daya genetik ikan Indonesia. Ruang lingkup BGII meliputi koordinasi dan integrasi terkait koleksi, data dan informasi, serta aktivitas-aktivitas terkait dengan sumber daya genetik ikan Indonesia.

Program & Kegiatan

  • BGII mengkoordinasikan kegiatan-kegiatan riset terkait dengan pengelolaan SDGI, baik yang berada di sektor hulu maupun hilir. Riset-riset dimaksud diantaranya eksplorasi, inventarisasi, dan karakterisasi sumberdaya genetik ikan, riset teknologi kriopreservasi untuk penyimpanan SDGI secara in vitro, riset domestikasi sebagai upaya dalam rangka pemulihan SDGI di alam melalui restcoking dan untuk mendapatkan jenis baru ikan budidaya.
  • BGII melalui aplikasi ”Sistem Informasi Sumber Daya Genetik ikan Indoensia”, SIGENI, mengintegrasikan berbagai data SDGII yang tersebar di berbagai institusi ke dalam satu sistem yang memungkinkan kemudahan akses bagi para pemangku kepentingan untuk berbagai tujuan. Melalui sinergi dari konsorsium pengelolanya, SIGENI diharapkan dapat menjadi pusat data bagi sumber daya genetik ikan Indonesia yang lengkap dan mutakhir.
  • BGII, melalui konsorsium pengelola, mengkoordinasikan penyelenggaraan kegiatan-kegiatan seminar, workshop, forum group discussin dan kegiatan-kegiatan sejenis dalam rangka mempromosikan dan meningkatkan pemahaman dan kepedulian masyarakat tentang pentingnya sumber daya genetik ikan. Dengan demikian, masyarakat diharapkan dapat berpartisipasi dalam menjaga dan memanfaatkannya secara bertanggungjawab dan berkelanjutan.

Output

  • Informasi SDGI Indonesia; aktivitas survey, koleksi dan karakterisasi diharapkan dapat menghasilkan dokumentasi ilmiah SDGII.
  • Komponen dan atau paket teknologi; serangkaian aktivitas riset dalam pengelolaan SDGI, dalam jangka panjang diharapkan dapat menghasilkan komponen dan atau paket teknologi. Komponen dan atau paket teknologi dimaksud diantaranya adalah teknologi kriopreservasi untuk berbagai jenis ikan, dan rilis ikan jenis baru baik untuk tujuan budidaya maupun untuk penebaran di perairan umum (restocking)

Visi

Mengelola sumberdaya genetik ikan Indonesia untuk kesejahteraan melalui eskplorasi, konservasi, dan utilisasi sumber daya genetik ikan Indonesia

Misi

  • Menyelenggarakan koleksi, karakterisasi dan SDG ikan indonesia dan eksplorasi potensinya dalam rangka konservasi dan utilisasi secara bertanggungjawab dan berkelanjutan.
  • Menyelenggarakan pengelolaan basis data SDG ikan Indonesia

Fasilitas

Koleksi hidup sumber daya genetik ikan memerlukan fasilitas untuk penyimpanan. Fasilitas penyimpanan dapat digunakan untuk menampilkan display ikan koleksi maupun untuk melakukan riset, khususnya riset domestikasi. Pada tahap awal ini, fasilitas penyimpanan koleksi hidup SDGII tersebar di beberapa institusi riset dan pengembangan milik pemerintah di bawah Kementerian Kelautan dan Perikanan, khususnya pada Unit-unit Pelaksana Teknis (UPT) yang tugas dan fungsi risetnya berkaitan dengan domestikasi dan pemuliaan ikan. BRPBATPP dan BRPI untuk ikan domestikasi dan pemuliaan, BRBIH untuk ikan hias, BRPBAP3 untuk ikan-ikan air payau dan rumput laut, BBRBLPP Gondol untuk ikan-ikan laut. Pada tahap selanjutnya, selain fasilitas penyimpanan koleksi hidup, penyimpanan dengan teknologi kriopreservasi perlu dibangun dan dikembangkan untuk dapat menyimpan sel sel gamet (sperma dan telur) atau embrio dalam jangka panjang. BGII sebagai biobanking dapat menjalankan fungsinya secara maksimal.